Wednesday, 8 May 2024

NFT Sastra Dan Potensi Untuk Mengubah Dunia Penerbitan

Token Non-Fungible (NFT) telah menjadi semakin populer di dunia seni sebagai metode inovatif untuk menjual dan mengumpulkan karya seni digital. Namun, pengaruh mereka melampaui seni visual, karena NFT sastra dan industri penerbitan sekarang mengakui potensi besar mereka.

Memahami NFT Sastra
Pada intinya, NFT sastra adalah token digital unik yang mewujudkan kepemilikan kreasi sastra tertentu seperti buku, novel, memoar, cerita pendek, puisi. Token ini tidak hanya menyediakan sarana untuk memverifikasi kepemilikan dan menetapkan kelangkaan karya tetapi juga membuka jalan bagi penulis untuk mendapatkan royalti berkelanjutan melalui kontrak pintar.


NFT sastra memiliki potensi besar. Pertama, mereka merevolusi pendanaan dan dukungan bagi penulis, memberikan insentif untuk pembuatan buku-buku sastra baru.

Selain itu, ini membuka pasar buku NFT untuk kolektor dan penggemar, memberi mereka kepemilikan sejarah sastra sambil menjamin keaslian dan keunikan karya tersebut. Dunia NFT Sastra adalah dunia kemungkinan tanpa batas.

NFT Sastra mengubah industri penerbitan
NFT sastra menawarkan penulis dan penulis jalan baru untuk memonetisasi karya mereka dan menerima royalti berkelanjutan, melewati kebutuhan penerbit konvensional. Berbeda dengan model penerbitan tradisional yang biasanya menghasilkan sekitar 30-70% royalti, penulis yang menerbitkan buku di platform blockchain seperti NFTBOOK dapat memperoleh hingga 95% pendapatan dari penjualan.

Bagi pembaca dan kolektor, kepemilikan NFT Sastra memberikan kepemilikan eksklusif dan dapat diverifikasi atas karya sastra sambil secara langsung mendukung penciptanya. Ini adalah cara yang luar biasa untuk terhubung dengan sastra dan berkontribusi pada kesuksesan penulis tercinta.

3 NFT Sastra Untuk Pembaca dan Investor Baru
Buku Panduan untuk Pemula: Pengetahuan Dasar tentang E-commerce oleh Capo
Buku luar biasa ini mencakup semua aspek penting yang perlu Anda ketahui tentang e-commerce, mulai dari dasar-dasar seperti sifat dan sejarah bidang yang menarik ini. Anda juga akan menjelajahi metode pembayaran online, platform e-commerce populer, dan bahkan menemukan strategi pemasaran yang efektif untuk membawa bisnis Anda ke tingkat berikutnya!

Apakah Anda seorang pemilik bisnis, manajer, atau hanya ingin menjelajahi keajaiban e-commerce, permata buku ini mutlak harus dibaca. Anda dapat menemukan banyak NFT Sastra yang terkait dengan bidang ekonomi seperti ini di NFTBOOK.


Pemasaran di Bidang Web3: Kuasai Pemasaran Web3 untuk Membangun Komunitas & Bisnis yang Berkembang oleh Tim Haldorsson
Di dunia di mana Web3.0 merevolusi internet, pendekatan pemasaran tradisional tidak akan memotongnya. Itulah mengapa kami menghadirkan "Master Web3 Marketing" — panduan utama Anda untuk memasuki dunia digital untuk pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi.

Temukan cara menargetkan audiens Anda tanpa bergantung pada cookie pihak ketiga. Pelajari praktik terbaik, strategi yang terbukti, dan metode inovatif untuk membuat kampanye yang sukses dan membangun komunitas yang berkembang.

Baik Anda memulai karir di pemasaran Web3 atau pemasar berpengalaman yang mencari wawasan baru, NFT Sastra ini adalah sumber daya Anda yang tak ternilai.


Puisi Cinta: BUNGA DAN CINTA oleh Inugami
Jika kutipan John Lennon, "Cinta adalah bunga yang harus Anda biarkan tumbuh" berbicara kepada jiwa Anda, maka "Bunga Dan Cinta" oleh Inugami Sensi adalah buku yang menghangatkan hati yang Anda cari.

"Bunga dan Cinta" adalah puisi tulus yang menangkap perasaan antisipasi, kecemasan, dan harapan yang terjalin dengan cinta. Ini menggambarkan kerinduan akan kasih sayang yang tulus dan tantangan perasaan yang tidak terbalas.

Benamkan diri Anda dalam keindahan alam, dilambangkan dengan bunga, dan jelajahi kemungkinan menemukan cinta sejati. Puisi itu membangkitkan emosi kerinduan, kesendirian, kegelisahan, dan kepercayaan yang tak tergoyahkan pada kekuatan transformatif cinta.

Temukan esensi NFT Sastra ini di NFTBOOK saat membawa Anda dalam perjalanan puitis, beresonansi dengan pengalaman cinta dan harapan Anda sendiri.


Memulai perjalanan NFT Sastra
️Jika Anda penulis / penulis / penerbit? Mulai perjalanan penerbitan Anda di sini!

Anda suka membaca, suka mendukung penulis? Mari temukan buku-buku kesayangan Anda untuk memulai perjalanan membaca Anda bersama kami!

Dunia sastra sedang mengalami transformasi yang menggembirakan dan perintis dengan munculnya NFT Sastra. Aset digital yang luar biasa ini menawarkan pendekatan baru untuk mendukung dan memberdayakan penulis, sekaligus memungkinkan penggemar untuk mengklaim kepemilikan fragmen sejarah sastra yang berharga.

Intinya
Jelajahi dunia NFT Sastra yang menarik dan selami dunia sastra yang belum pernah ada sebelumnya. Token digital khusus ini mengubah cara kita mendukung penulis dan memiliki harta sastra.

Baik Anda seorang penulis, pembaca, atau kolektor, NFT Sastra menawarkan kesempatan untuk terhubung dengan komunitas yang dinamis dan berkontribusi pada seni yang Anda sukai. Mulailah perjalanan Anda hari ini di NFTBOOKS sebagai penulis, penerbit, atau pembaca yang antusias, dan temukan kemungkinan tak terbatas yang menanti Anda.

Sunday, 14 April 2024

Rindu dalam Diam

 Judul: Rindu dalam Diam


Ada kalanya, aku ingin diam bersamamu

Bersama dengan jutaan kata yang tak perlu diungkap


Embusan napas kasar sebagai tanda lelah

Senyuman tipis sebagai sapaan

Dan kita berkeluh-kesah tanpa kata


Ada kalanya aku akan membicarakan segala hal

Mulai dari kisah-kisah Yunani kuno

Beranjak ke kisah mistis tanpa akal

Kadang aku membicarakan hal yang tidak masuk akal


Kala bibir menjadi kelu dan hati sedikit gamang

Aku hanya ingin mendengarkan deburan jantungmu

Yang bersaing dengan deburan ombak di pantai

Kala hati gulana, aku hanya ingin tetap diam dalam dekapmu

Tanpa harus ditanya, apa, kenapa, dan bagaimana?

Karena yang dibutuhkan hanyalah keteduhan


Kala hati bimbang

Kala rindu berpacu dengan waktu

Aku hanya bisa terbaring dalam diam

Dengan untaian kata yang tak tersampaikan

Seribu, bahkan sejuta kata, tetapi hanya ada satu rasa ... rindu

Sunday, 1 January 2023

Pembahasan 1: Elemen Fantasi



 Apakah kamu pernah terpikat dengan kisah-kisah epik dari orang-orang seperti Tolkien, Martin, dan Rowling sehingga kamu ingin menulis novel fantasi. Jika kamu menyukai segala sesuatu tentang genre tersebut dan merasa memiliki kisah fantasi ala kamu sendiri untuk diceritakan.

Fantasi adalah genre yang paling terumit untuk ditulis. Meskipun tidak ada aturan keras dan cepat, ada unsur-unsur tertentu yang harus dimasukkan agar sebuah cerita dapat diklasifikasikan sebagai 'fantasi'. 

Betapa pun orisinalnya cerita kamu harus sesuai di suatu tempat dalam genre jika kamu akan bertindak sebagai pembaca.

 Pembaca fantasi mengharapkan hal-hal tertentu dari buku-buku yang mereka baca. Kita tidak berbicara tentang kiasan umum seperti elf, kurcaci, troll, dan naga! Pembahasan ini saya akan mengacu pada elemen yang jauh lebih luas dan konsep umum di mana kamu bisa menjadi inventif dan imajinatif sesuka kamu. 

Jadi tanpa basa-basi lagi, mari kita bahas lima elemen penting yang dibutuhkan setiap novel fantasi.


1. Sistem sihir

Sistem Sihir adalah elemen yang membedakan fiksi fantasi dari genre lain. Agar sebuah cerita menjadi 'fantasi' sanggatlah perlu mengandung semacam sistem sihir. Tapi apa sebenarnya yang kita maksud dengan ini? 

Singkatnya pembahasan sistem sihir mengacu pada hal-hal yang terjadi atau ada dalam cerita kamu yang tidak dapat diketahui atau tidak dapat ada di dunia nyata. Elemen sorcery, witchcraft dan enchantment; makhluk fantastis dan supranatural; kemampuan atau kekuatan tingkat lanjut. Pada dasarnya, apa pun tanpa dasar dalam bukti atau logika dunia nyata dapat dianggap sebagai 'sihir'.

Di sinilah kamu benar-benar dapat membedakan cerita kamu dari orang lain dalam genre fantasi. Jika sistem sihir kamu benar-benar unik dan imajinatif, jika fantasi adalah sesuatu yang belum pernah dilihat pembaca sebelumnya, novel kamu memiliki perbedaan. 

 Sistem sihir yang inovatif dan menarik sering kali menjadi kunci untuk membantu novel kamu menonjol di pasar fantasi yang pernah ada. 

 Sistem sihir kamu harus memainkan peran kunci ke dalam cerita. Apakah itu sumber konflik, kekuatan plot pendorong, atau sarana untuk pengembangan sebuah karakter, sihir sangat penting dalam setiap novel fantasi. Tapi tidak bisa diperlakukan hal tersebut sebagai perangkat plot yang nyaman; Sistem sihirmu harus memiliki aturan yang ditetapkan, dan aturan itu harus mengikutinya.


 "Cerita fantasi Kamu harus berisi hal-hal yang tidak akan pernah dialami dalam kenyataan dunia."


Untuk mendapatkan gambaran tentang apa yang merupakan sistem sihir yang berkembang dengan baik, lihatlah karya-karya beberapa penulis fantasi terkenal. 

Contoh seperti Seri Novel A Song of Ice and Fire karya George R. R. Martin mengandung beberapa elemen magis standar seperti naga, ramalan, dan orang mati yang dibangkitkan, tetapi dengan cara yang rumit menjalin elemen-elemen tersebut bersama-sama membuat fantasi yang menarik dan orisinal. Kita lihat contoh Novel Kingkiller Chronicle karya Patrick Rothfuss, di sisi lain, melibatkan sistem sihir unik yang hampir lebih seperti sains. Cerita utamanya berkisar pada orang-orang yang dikenal sebagai arcanist, yang mempraktikkan seni seperti alkimia, 'sympathy' (sejenis manipulasi energi) dan 'penamaan' (di mana seseorang adalah 'nama sebenarnya ' dari suatu hal dan oleh karena itu dapat mengontrol dan memerintahkan hal itu). 

 Seperti yang akan kamu lihat ketika mulai terjun ke dalam dunia sastra fantasi yang  luas, tidak ada habisnya kreativitas dan orisinalitas yang dapat disalurkan ke dalam sistem sihir. 


"Apakah membenci ceritamu, itu harus beresonansi dengan semacam sihir agar sesuai dengan kategori fantasi."


2. Pengaturan yang berkembang dengan baik

Elemen lain yang sangat penting dalam fiksi fantasi. Saat kamu menulis dalam genre fantasi, cerita kamu terjadi di dunia yang sama sekali baru. (Dan bahkan jika fantasi Kamu didasarkan pada Bumi, itu bukan Bumi yang sebenarnya kita kenal.) Untuk membenamkan pembaca di dunia fantasi kamu buat, kamu harus mengembangkan pengaturan kamu secara menyeluruh dan penuh pertimbangan. Kepenulisan fantasi, proses ini sering disebut sebagai worldbuilding. J. R. R. Tolkien sering disebut sebagai master original worldbuilding;  kedalaman dan detail yang dengannya ia menciptakan dunia Middle-earth tidak tertandingi. Segala sesuatu mulai dari bahasa hingga adat istiadat masyarakat hingga sejarah dan pengetahuan dieksplorasi di seluruh The Hobbit, The Lord of the Rings dan teks-teks tambahan seperti Silmarillion

Sekarang, jangan mengintimidasi diri sendiri dengan membandingkan worldbuilding kamu buat dengan master seperti Tolkien! Ingatlah bahwa dunia Middle-earth adalah karya seumur hidupnya, dan dia menghabiskan bertahun-tahun untuk mengembangkannya. Saat Kamu menulis novel fantasi pertamamu, yang terbaik adalah memulai dari yang kecil dan membangun duniamu dari bawah ke atas. 


"Pengaturan adalah yang paling penting dalam fiksi fantasi."


Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memulai proses pengembangan pengaturanmu:

● Seperti apa bentuk, suara, dan aromanya? Pertimbangkan hal-hal seperti daratan, iklim, struktur buatan manusia, dan penampilan orang. 

● Seperti apa orang-orangnya ?

● Apakah ada kelompok atau kelas yang berbeda?

● Bagaimana masyarakat beroperasi? 

● Siapa yang memegang kekuasaan di duniamu? 

● Di mana karakter kamu cocok dengan dunia? 

 Ada lebih banyak aspek yang perlu dipertimbangkan saat mengembangkan pengaturanmu.


"Kamu harus membawa pembaca pada perjalanan sensorik di seluruh dunia ceritamu."


3. Pemeran karakter yang kompleks

Seperti halnya novel lainnya, sering kali karakter dalam fiksi fantasilah yang benar-benar membuat pembaca berinvestasi dalam cerita. Pengaturan, plot, dan sistem sihir kamu mungkin menarik dan melibatkan pembaca, tetapi tidak satu pun dari aspek-aspek ini yang penting jika pembacamu tidak peduli dengan karakter dan mereka hasil. 

Berapa banyak karakter yang dikandung ceritamu sepenuhnya terserah pada dirimu, tetapi jika kamu menulis seri (seperti mayoritas penulis fantasi), lebih baik memiliki pemeran beberapa karakter utama, serta karakter tambahanmu. Hal ini, memberikan minat dan keragaman dalam cerita, membantu mempertahankan keterlibatan pembaca melalui banyak cerita. 

Bagaimana pernah, untuk mempertajam fokus dan mendorong empati pembaca, kamu mungkin ingin mempertimbangkan untuk memiliki satu karakter utama yang 'menonjol', dengan siapa pembacamu akan mengalami mayoritas cerita. Atau, jika ceritamu ekstra kompleks dan pemeran karaktermu sangat besar, kamu mungkin ingin memiliki lebih dari satu dari yang utama ini karakter. Kita ambil contoh yang baik dari teknik yang terakhir adalah Sarah J. dalam Seri Throne of Glass Maas, yang terutama melekat dengan sudut pandang karakter utama Celaena, tetapi berkembang menjadi beberapa sudut pandang seiring pertumbuhan seri ruang lingkup dan kompleksitas.


 "Pembacamu harus mengikuti dengan cermat perjalanan setidaknya satu karakter utama."


Apa pun metode yang kamu pilih, hal utama yang harus difokuskan adalah menciptakan karakter yang kompleks, memiliki kelaemahan, dapat dipercaya, relatable, dan realistis. Meskipun ceritamu  terjadi di dunia fantasi, karaktermu harus tetap dipandang sebagai 'orang sungguhan', dan dikembangkan seperti itu dalam narasi. 

 Hal lain yang paling penting untuk diingat saat menulis karakter fantasi adalah menghindari klise. Jika memungkinkan, hindari kiasan fantasi yang terlalu sering digunakan, seperti anak petani yang benar-benar 'chosen one' atau penyihir/ mentor tua yang bijaksana. Kecuali kamu dapat menghirup udara segar dan orisinalitas ke dalam tipe karakter ini, yang terbaik adalah menghindarinya sepenuhnya. Sebagai gambaran berbagai macam jenis karakter kamu bisa membaca dari series Death in Terry Pratchett's Discworld karya George R. R.  Arya Stark karya Martin, hingga Locke Lamora karya Scott Lynch's Gentleman Bastards. 

Meskipun tidak definitif, daftar ini memberi Kamu ide bagus tentang potensi tak terbatas yang ada untuk mengembangkan karakter fantasi asli yang benar-benar akan beresonansi dengan pembaca Kamu. 


"Memanfaatkan pemeran karakter yang menarik adalah cara yang baik untuk memberikan minat di seluruh kamu cerita."

4. Konflik sentral

Kunci dari setiap cerita yang baik adalah konflik.  Ini terutama berlaku dalam fiksi fantasi, meskipun taruhannya seringkali lebih tinggi untuk karaktermu, dan ceritanya biasanya membentang di beberapa cerita dalam satu seri.

 Ada beberapa jenis konflik yang dapat (dan harus) kamu jelajahi dalam cerita Kamu: 

●   Konflik batin, dialami oleh karaktermu; 

●   Konflik skala-l yang suram, dialami di antara karaktermu; 

●   Konflik skala besar, di mana karaktermu melawan kekuatan eksternal yang kuat. 

Meskipun konflik yang berbeda ini semuanya penting, sangat penting untuk memiliki konflik sentral yang menyeluruh dalam novel atau seri fantasimu. 


"Ingatlah bahwa konflik internal juga penting."


Seri Harry Potter adalah contoh konflik yang bagus dalam fiksi fantasi. Sementara setiap buku berisi konflik internalnya sendiri, seri ini secara keseluruhan berkaitan dengan satu konflik sentral: bahwa antara anak penyihir Harry dan Lord yang jahat Voldemort. Konflik ini mengikat semua seven volume seri bersama-sama dan membuat cerita bergerak maju setiap saat. 

Catatan  kehati-hatian: jangan tergoda untuk menulis dalam konflik hanya demi hal tersebut - misalnya, dalam  bentuk pertempuran ekstra atau adegan pertarungan yang tidak perlu. Meskipun kamu ingin membuat pembacamu tetap terlibat dan bersemangat, memperkenalkan konflik murni demi menciptakan beberapa tindakan akan membuat cerita tampak dipaksakan dan tidak wajar.  Alih-alih fokus pada eksplorasi konflik secara organik. Pertimbangkan konsekuensi dari tindakan karakter dan follow mereka pada jalur alami mereka. Semua konflik harus memiliki penyebab yang dapat dipercaya. 


"Atur potongan-potongan yang bergerak untuk konflik dalam cerita fantasimu."


5. Struktur/sistem pemerintahan yang berkuasa

Di setiap dunia fantasi, harus ada struktur kekuatan yang mapan. Ini biasanya mengacu pada sistem pemerintahan di dunia . (Itu  Satu-satunya pengecualian untuk ini adalah jika kamu telah menciptakan dunia di mana 'sistem ' sebenarnya benar-benar anarki, tetapi would ini menyebabkan kekacauan murni dan mungkin terbukti sulit untuk dibentuk menjadi cerita yang koheren.) 

Untuk mengerjakan sistem duniamu, mulailah dengan mengajukan satu pertanyaan sederhana: siapa yang memegang kekuasaan di dalam dunia ini? Ini mungkin dimulai dengan satu penguasa, seperti raja atau ratu dalam pemerintahan monarkis; itu mungkin dewan tinggi orang-orang ajaib; itu mungkin entitas agama. 

Apa pun yang kamu pilih, sangat penting untuk  memutuskan siapa yang memegang kekuasaan paling besar di duniamu, bekerja dari sana untuk menciptakan struktur kekuasaan atau hierarkiy, dan memutuskan di mana karaktermu cocok dengan campuran. 

Hal ini adalah bagian penting dari pembangunan dunia, karena memberikan struktur pada masyarakat fiksimu. Ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan taruhan untuk karaktermu dan menciptakan banyak konflik yang sangat penting.  

Siapa yang memakai mahkota (secara harfiah atau kiasan) dalam ceritamu?

Untuk membantumu mengembangkan sistem kekuasaanmu, seringkali berguna untuk melakukan beberapa penelitian tentang sistem pemerintahan kehidupan nyata dalam budaya dan periode yang berbeda dalam sejarah. Kamu dapat menggunakan aspek-aspek realitas ini sebagai dasar untuk sistemmu sendiri, atau menggabungkan berbagai elemen di sana-sini untuk membuat sistem hibrida yang unik. 

Untuk  inspirasi lebih lanjut, lihat daftar ringkasan struktur masyarakat yang berbeda ini dan pertimbangkan mana yang mungkin paling cocok dalam dunia dan ceritamu. 

Untuk  panduan yang lebih spesifik, lihat daftar pertanyaan pembangunan dunia yang ditujukan kepada organisasi sosial ini. Bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan kunci tentang bagaimana duniamu bekerja akan membantumu mencapai jantung masyarakatmu dan struktur kekuasaan di dalamnya. 

Akhirnya, seperti biasa, akan sangat membantu untuk mempelajari contoh-contoh sukses dari literatur fantasi. Contoh kuncinya adalah politik complex dan permainan kekuasaan dalam contoh novel seri Song of Ice and Fire karya Martin, yang mungkin merupakan kekuatan pendorong paling besar dalam plotnya dan merupakan contoh yang bagus tentang bagaimana menggabungkan sistem pemerintahan dengan dampak maksimum. 

Siapa yang memegang kekuatan di dalam dunia kita? Apakah mereka menggunakannya dengan kekuatan, dengan sihir, dengan kata-kata?

*** 

Jadi begitulah pembahasan pertama tentang elemen dalam cerita fantasi! Jika kamu berpikir untuk memulai menulis novel fantasi, pastikan untuk mempertimbangkan elemen-elemen ini dalam proses perencanaanmu. Jika kamu sudah mulai menulis, lihat kembali ceritamu dan lihat apakah semua elemen ini ikut disertakan dalam beberapa cara. Dengan lima bahan utama ini, kamu akan berada di jalan yang baik untuk menciptakan dunia fantasi yang lebih indah yang penuh dengan sihir, konflik, dan karakter yang menarik. Tolong tinggalkan jejak bila kamu suka pembahasan yang saya jelaskan, berikan saya juga reting dan komentar agar saya biasa mengetahui bagaimana saya bisa melanjutkan pembahasan yang lebih menarik lagi.

Pendahuluan: Asal-usul Fantasi



 Fantasi adalah salah satu genre fiksi paling populer. Biasanya menceritakan tentang sebuah kerajaan di alam semesta fantasi, mitos, sihir dan makhluk ajaib. Ceritanya sebagian besar berlatar di dunia yang menyerupai Eropa pada abad pertengahan. Identik dipenuhi dengan karakter duniawi lain seperti penyihir, elf, dan penyihir. Sering kali menampilkan hewan dan makhluk mitos yang memiliki kemampuan untuk berbicara seperti manusia. Kebanyakan mengikuti plot The Quest, di mana protagonis harus mencari sesuatu atau seseorang untuk menyelamatkan dunia harus menemukan kekuatan batin untuk berhasil. Karya fantasi yang hebat memiliki semua elemen cerita yang bagus, termasuk protagonis yang hebat, antagonis yang tangguh, minat cinta, dan teman / sahabat karib yang menginspirasi.

Saturday, 31 December 2022

Fantasy Genre Writing


 Jika kamu ingin menulis fantasi, baca halaman ini, akan mengajarkan semua yang perlu kamu ketahui untuk menulis dalam genre fantasi. Memberi sembilan langkah-langkah tentang cara menulis fantasi yang hebat berdasarkan pengalaman pribadi dan reset. Sangat cocok untuk diaplikasikan di level mana pun yang ingin menulis dalam genre fantasi.


Tujuan Pembahasan :

1. Untuk membantu penulis dari semua tingkatan memahami genre Fantasi.

2. Untuk menjelaskan fitur utama Fantasi dan cara kerjanya.

3. Untuk membuat kamu menyelesaikan latihan dan menerapkan apa yang telah kamu pelajari dalam setiap pembahasan.

4. Untuk membuat kamu menulis cerita Fantasi dengan mudah.


Daftar Pembahasan Meliputi:

Sejarah dan konteks terperinci tentang genre, saran menulis, banyak contoh, dan banyak latihan menulis untuk mengasah keterampilan kamu.

Pendahuluan: Asal-usul Fantasi

Pembahasan 1 – Elemen Fantasi

Pembahasan 2 – Sub-Genre Fantasi

Pembahasan 3 – Konsep & Premis Fantasi

Pembahasan 4 – Pemeran Karakter Fantasi

Pembahasan 5 – Membangun Dunia Fantasi

Pembahasan 6 – Ras di Fantasi

Pembahasan 7 – Sistem Sihir di Fantasi

Pembahasan 8 – Monster di Fantasi

Pembahasan 9 – Struktur Plot Fantasi


Tuesday, 16 January 2018

Kepemimpinan

Organisasi terdiri atas berbagai orang yang bekerja secara bersama – sama untuk mencapai tujuan organisasi. Banyaknya orang yang bekerja dalam suatu organisasi memerlukan seseorang yang berperan sebagai pemimpin yang akan mengarahkan tujuan dari organisasi tersebut. Organisasi dengan kepemimpinan yang baik akan mampu berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan dan melakukan aktivitas dengan optimal. 
Tidak semua orang dalamorganisasi dapat menjadi pemimpin yang baik. Untuk menjadi pemimpin yang baik perlu memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup sehingga mampu memimpin dan dihormati oleh karyawan yang dipimpinnya. 

7.1. Konsep Kepemimpinan 
Kempemimpinan merupakan kemampuan untuk memengaruhi dan memotivasi suatu kelompok orang untuk secara bersama sama mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam organisasi bisnis dikenal dengan kepemimpinan manajerial. Menurut Stoner, kepemimpinan manajerial merupakan proses pengarahan dan pemberian pengaruh pada kegiatan – kegiatan organisasi yang saling berhubungan tugasnya. Ada tiga komponen dalam kepemimpinan: 
Adanya bawahan dan atasan 
Kepempimpinan menyangkut pembagian kekuasaan yang tidak seimbang antara pemimpin dan bawahan 
Pemimpin harus dapat memberikan pengaruh kepada bawahannya sehingga mereka akan mengikuti dan melaksanakan tugas dari pimpinan. 

7.2. Gaya Kepemimpinan Klasik 
Ada beberapa gaya kepemimpinan klasik meliputi: 
Gaya kepemimpinan otoriter 
Pemimpin memusatkan kekuasaan dan pengambilan keputusan bisnis pada diri pemimpin itu sendiri. Pemimpin memiliki tanggung jawab dan wewenang penuh terhadap jalannya organisasi. 


Gaya kepemimpinan demokratis 
Pemimpin mendelegasikan wewenang secara luas dan pemusatan keputusan selalu dirundingkan dengan bawahan sehingga pemimpin dan bawahan bekerja sama dalam satu tim. 
Gaya kepemimpinan bebas 
Pemimpin berpartisipasi secara minumum, sedangkan bawahan memiliki keleluasaan dalam menentukan sendiri tujuan dan cara yang akan dicapai dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. 

7.3. Teori Kepemimpinan 
7.3.1 Trait theory (Teori sifat) 
Teori ini menekankan bahwa sifat, kepribadian, sosial, fisik dan intelektual akan memengaruhi pemimpin satu dengan pemimpin yang lain. Dalam teori ini dapat dipahami timbul suatu pemimpin yang memiliki sifat – sifat tertentu seperti pemimpin yang karismatik, pemberani, ataupun pemimpin yang rendah hati. Pendekatan ini menekankan bahwa pemimpin itu dibentuk dari sifat – sifat yang dibawa seseorang mulai dari lahir. Pendekatan ini mengabaikan faktor situasional yang berkembang sebagai akibat interaksi antara pimpinan dan bawahan yang mungkin secara signifikan berpengaruh terhadap keberhasilan kepemimpinan seseorang.  

7.3.2 Behavior theory (Teori perilaku) 
Teori perilaku kepemimpinan mengemukakan bahwa perilaku spesifik membedakan pemimpin satu dengan pemimpin yang lainnya. Pendekatan ini menitik beratkan pada dua aspek penting dalam kepemimpinan yaitu fungsi – fungsi kepemimpinan dan gaya kepemimpinan. Perbedaan dengan teori sifat bahwa dalam teori sifat menyataka bahwa kepemimpinan dibawa dari lahir sehingga berbeda untuk setiap orang, maka berdasarkan pendekatan perilaku, kepemimpinan dapat dibentuk dengan dengan adanya latihan keperilakuan yang berhubungan dengan sifat kepemimpinan. 
Teori perilaku dapat dibedakan menjadi: 
a. Teori Ohio State University 
- Struktur Prakarsa (initiating structure), yaitu sejauh mana seorang pemimpin berkemungkinan mendefinisikan dan menstruktur peran mereka dan peran bawahan dalam upaya mencapai tujuan  
- Pertimbangan (consideration), yaitu sejauh mana seorang pemimpin berkemungkinan memiliki hubungan pekerjaan yang ditandai saling percaya, menghargai bawahan, dan memperhatikan perasaan mereka 
Matriks Teori Ohio State University 

Monday, 15 January 2018

Motivasi Kerja

Motivasi merupakan sesuatu hal yang sangat penting pengaruhnya terhadap kinerja karyawan dalam melaksanakan tugas mereka. Dalam organisasi ada karyawan yang secara rajin dan semangat bekerja, namun ada juga karyawan yang ogah – ogahan dan malas dalam melaksanakan tugas mereka. Perbedaan sikap karyawan tersebut dipengaruhi oleh motivasi kerja yang ada dalam diri karyawan. 
Motivasi merupakan kondisi psikologis yang merupakanhasil dari interaksi antara kebutuhan seseorang dan faktor – faktor luar yang memengaruhi perilaku seseorang untuk bertindak dan berusaha. Aspek utama yang berhubungan dengan motivasi adalah faktor kebutuhan. Setiap orang akan berusaha mementuhi kekurangan kebutuhan mereka sehingga tercipta rangsangan untuk menginginkan sesuatu dan berusaha keras untuk memenuhi keinginan tersebut.  
Motivasi berhubungan dengan semangat kerja karyawan. Motivasi memiliki hubungan yang positif dengan prestasi kerja karyawan. Karyawan yang memiliki motivasi tinggi akan memiliki kemungkinan untuk bekerja dengan semangat dan bekerja lebih baik sehingga memiliki prestasi lebih tinggi dibandingkan karyawan yang memiliki motivasi kerja yang rendah.  

6.1. Teori-Teori Motivasi 
6.1.1. Teori X dan Y 
Teori ini dikembangkan oleh „Mc Gregor. Menurut Mc Gregor, manusia dapat dikategorikan dalam kelompok X dan Y yang memiliki karakteristik berbeda sehingga memerlukan cara motivasi yang berbeda juga. 
Manusia tipe X memiliki ciri – ciri: 
Tidak menyukai pekerjaan dan sebisa mungkin menghindari pekerjaan 
Lebih memberikan respon terhadap ancaman dan hukuman 
Menghindari tanggung jawab  
Selalu ingin diarahkan dan mendapatkan jaminan keselamatan dan kenyamanan pekerjaan mereka. 

Manusia tipe Y memiliki ciri – ciri: 
Mampu menikmati pekerjaan yang mereka lakukan 
Memilik pengendalian diri dan mampu mengatur pekerjaan mereka 
Memiliki respons positif terhadap imbalan, bukan pada ancaman dan hukuman 
Menerima tanggung jawab 
Memiliki inisiatif dan kreatifitas dalam bekerja 

6.1.2. Teori Hirarki Kebutuhan Maslow 
Maslow mengemukakan bahwa manusia memiliki lima kebutuhan yang bertingkat. Motivasi manusia dipengaruhi oleh kebutuhan yang mendesak yang harus mereka penuhi. Kebutuhan manusia menurut Maslow bersifat hirarkis 
(bertingkat) yaitu: 
Kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan manusia yang paling dasar untuk dapat bertahan hidup.  meliputi sandang, pangan, papan dan kebutuhan biologis 
Kebutuhan keamanan dan keselamatan, yaitu kebutuhan manusia dari rasa takut dan khawatir terhadap bahaya yang akan menimpanya. Kebutuhan ini contohnya misalnya terbebas dari sakit dengan mengikuti asuransi kesehatan, ketakutan akan keamanan rumah dengan menggunakan sistem keamanan , keamanan pekerjaan dengan meminta kepastian kontrak tetap karyawan bukan karyawan kontrak. 
Kebutuhan sosial, Yaitu kebutuhan manusia untuk melakukan interaksi dengan orang lain sebagai bagian dari makluk sosial. Kebutuhan ini timbul karena manusia tidak dapat hidup sendiri dan berada dalam lingkungan sosial masyarakat. Contoh kebutuah sosial misalnya melakukan kegiatan ronda keliling. 
Kebutuhan akan penghargaan, yaitu kebutuhan manusia akan penghargaan yang diberkan orang lain terhadap sesuatu yang berhubungan dengan dirinya baik tentang pribadi maupun kegiatan yang dilakukan. Kebutuhan akan penghargaan ini misalnya berupa Piagam atas rangking pertama di sekolah. 
Kebutuhan aktualisasi diri, yaitu kebutuhan untuk bertindak sesuai kemauan dan bakat  yang dimiliki. Contoh dari kebutuhan ini misalnya adalah kelompok pecinta mobil , pecinta alam, dsb 
Menurut Maslow, kebutuhan manusia dimulai dari kebutuhan yang paling dasar kemudian naik ke kebutuhan-kebutuhan berikutnya. Hirarkhi kebutuhan ialah bahwa kebutuhan itu dipenuhi dengan memuaskan terlebih dahulu kebutuhan yang paling urgent. Suatu kebutuhan yang terpuaskan akan berhenti memotivasi kebutuhan tersebut. 
Hirarki Kebutuhan Maslow 
Teori Hirarki Kebutuhan Alderfer (Teori ERG)  
Menurut Alderfer, kebutuhan manusia dibagi menjadi tiga kategori utama yaitu: 
Existence, yaitu kebutuhan manusia yang berhubungan dengan kemampuan bertahan hidup manusia. Kebutuhan ini meliputi kebutuhan fisiologis, keamanan dan keselamatan 
Relatedness, yaitu kebutuhan manusia sebagai bagian dari makluk sosial yang membutuhkan interaksi dan sosialisai dengan orang lain agar dapat diterima oleh masyarakat. Kebutuhan ini meliputi kebutuhan untuk berhubungan dan bekerja dengan orang lain 
Growth, yaitu kebutuhan manusia untuk mengembangkan dirinya sebagai seorang individu yang berbeda dengan lainnya sesuai dengan keinginan. Kebutuhan dalam kategori ini meliputi kebutuhan untuk dihargai dan aktualisasi diri 
 
6.1.4. Teori Dua Faktor 
Herzberg mengemukakan bahwa ada dua faktor yang berpengaruh terhadap ketidak puasan dan kepuasan karyawan yang akan berpengaruh terhadap motivasi kerja mereka. Menurut Herzberg kepuasan kerja dan ketidak puasan kerja tidak saling berhubungan. Apabila terjadi ketidak puasan rendah, tidak secara langsung bisa dikatakan adanya kepuasan yang tinggi.  
 Faktor yang memengaruhi ketidakpuasan disebut faktor lingkungan 
(hygiene factors). Faktor ini terdiri dari faktor eksternal seperti gaji, kondisi kerja, status, jaminan kerja, dll. Sedangkan faktor yang memengaruhi kepuasan berasal dari dalam diri karyawan (motivator factors). Kepuasan kerja berhubungan dengan motivasi kerja.yang berkaitan dengan isi pekerjaan, imbalan intrinsik, maupun kesempatan untuk bekerja dengan kreatif sesuai kemampuan karyawan. Perusahaan dalam mengelola motivasi kerja karyawannya harus bisa meminimalkan faktor lingkungan yang mengakibatkan ketidak puasan dan memaksimalkan faktor motivasi karyawan agar mereka terus termotivasi bekerja dengan maksimal. 
 
Untuk memperjelas, teori ini dapat digambarkan sebagai berikut: 
Faktor Motivator dan Faktor Hygiene dalam Teori 2 Faktor 
6.1.5 . Teori Tiga Kebutuhan (McClelland) 
Menurut McClelland, manusia memiliki tiga kebutuhan yang dipelajari dan berkembang dalam diri mereka. Kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan akan kekuasaan (need for power), kebutuhan akan afiliasi (need for affiliation), dan kebutuhan akan prestasi (need for achievement). Karyawan akan termotivasi dengan tinggi apabila mereka memiliki kebutuhan akan prestasi yang tinggi. 
 
6.1.6. Teori Penguatan (BF Skinner) 
Menurut Skinner, perilaku manusia dikendalikan oleh konsekuensi yang mengikutinya. Jika konsekuensi tersebut menyenangkan, maka manusia akan termotivasi untuk melaksanakan dan mengulang perilaku yang sama. Namun apabila konsekuensi yang akan diterima tidak menyenangka maka orang akan berusaha untuk menghindarinya. 
Dalam organisasi, perlu adanya penguatan positif yang berperan untuk mendorong karyawan melakukan suatu tindakan yang diharapkan organisasi. Untuk menghilangkan suatu kebiasaan ataupun aktivitas, organisasi perlu melakukan penguatan negatif yang dapat berupa hukuman maupun ancaman sehinnga karyawan akan menghindari dan berperilaku lebih baik. 
 
6.1.7. Teori Penetapan Tujuan 
Motivasi seseorang akan meningkat jika seseorang mampu memahami tujuan yang akan dicapai dan melihat keterkaitan tujuan tersebut dengan kepentingan pribadi karyawan. Semakin sulit tujuan akan semakin menantang dan memotivasi karyawan. Pads titik tertentu, semakin sulit tujuan menyebabkan karyawan menjadi frustasi dan menurunkan motivasi karyawan untuk bekerja. Perlu adanya penetapan tujuanyang relevan dan sesuai dengan kemampuan karyawan dalam melaksanakan tugas mereka. 
 
6.1.8. Teori Keadilan 
Seseorang akan termotivasi apabila menganggap bahwa apa yang diterima dirasakan telah adil dengan apa yang dia lakukan ataupun dibandingkan dengan yang diterima oleh orang lain. Perasaan adil dalamdiri karyawan mendorong karyawan untuk termotivasi bekerja. Organisasi perlu menetapkan prinsip – prinsip keadilan yang dapat diterima karywan sehingga akan mampu memotivasi karyawan untuk bekerja. 
 
6.1.9. Teori Pengharapan 
Teori ini menyatakan bahwa orang-orang termotivasi bekerja untuk mendapatkan imbalan yang mereka inginkan dan bahwa mereka percaya mereka mempunyai kesempatan untuk meraihnya. Contohnya: karyawan yang sudah berwisata akan lebih termotivasi untuk bekerja apabila dalam sistem imbalan yang diterima mencantumkan paket liburan dibandingkan dengan imbalan lainnya. 
Imbalan yang tampaknya berada di luar jangkauan mungkin tidak diinginkan bahkan jika imbalan itu pada hakekatnya positif. Contohnya: kasus seorang wanita asisten manajer departemen yang mengetahui bahwa manajer telah pensiun dan perusahaan sedang mencari penggantinya.Walaupun wanita tersebut menginginkan pekerjaa tersebut, ia tidak melamar karena ragu dirinya dapat terpilih. Untuk beberapa alasan, ia yakin bahwa kinerjanya tidak akan menyebabkan ia mendapatkan posisi tersebut. Dalam hal ini ia mengangkat persoalan kinerja-imbalan (performance-reward issue). Contoh lain adalah misalkan perusahaan sedang mencari manajer produksi untuk giliran kerja (shift) pada malam hari. Seorang karyawan tahu bahwa ia sebenarnya dapat mengajukan diri mengisi posisi tersebut tetapi ia tidak mau mengajukan lamaran karena ia tidak mau berganti giliran kerja. Pada kasus ini, si karyawan mengangkat persoalan imbalan-sasaran pribadi(reward-personal issue)  
Model Teori Pengharapan 
6.2. Pengelolaan Motivasi Karyawan 
Perusahaan dapat menggunakan beberapa cara untuk meningkatkan motivasi karywan dalam bekerja. Ada beberapa cara yang dapat diterapkan yaitu: 
Melalui komunikasi yang efektif 
Komunikasi yang efektif timbul apabila terjadi komunikasi dua arah yang saling berinteraksi memberikan masukan dan solusi. Manajemen dan karyawan bersama – sama menetapkan tujuan yang akan dicapai sehingga karyawan akan memiliki motivasi untuk mengerjakan tugas mereka.  
Pemberdayaan karyawan 
Perusahaan dapat memberdayakan karyawan untuk meningkatkan motivasi kerja mereka. Pemberdayaan karyawan dengna memberikan otonomi dan kewenangan kepada karyawan membuat karyawan lebih berani dan memiliki tanggung jawab yang lebih terhadap pekerjaan yang mereka kerjakan, 
Pengelolaan pengerjaan dan variasi pekerjaan 
Karyawan dapat dimotivasi juga dengan melakukan variasi pekerjaan ataupun keleluasaan dalam mengerjakan tugas – tugas mereka. 
Adanya penambahan jenis pekerjaan yang berbeda dan menantang melalui job enrichment ataupun job enlargement akan mendorong karyawan memiliki motivasi dan tantangan baru terhadap pekerjaan mereka. Karyawan dapat juga termotivasi apabila memiliki keleluasaan dan fleksibilitas dalam menentukan waktu pekerjaan mereka. Yang menjadi acuan adalah tujuan dari pekerjaan tercapai dan tidak merugikan organisasi. 
Mengenalkan jiwa kewirausahaan 
Pengenalan jiwa kewirausahaan dalam organisasi menjadi penting  karena karyawan diberi ruang untuk menuangkan ide kreatif bagi pengembangan diri maupun organisasi. Hal ini akan mendorong karyawan untuk lebih giat bekerja dan mengembangkan diri sesuai dengan keinginana pribadi maupun organisasi. 

We have new books, movies & games everyday for the whole month. For Free Download!

NFT Sastra Dan Potensi Untuk Mengubah Dunia Penerbitan

Token Non-Fungible (NFT) telah menjadi semakin populer di dunia seni sebagai metode inovatif untuk menjual dan mengumpulkan karya seni digit...